Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Masalah Matematika Keuangan

Masalah Matematika Keuangan (Bunga Tunggal & Bunga Majemuk)

Matematika Keuangan adalah Matematika Terapan. Matematika keuangan adalah penerapan teori matematika yaitu:
1. Barisan dan Deret Aritmetika (Bunga Tunggal)
2. Barisan dan Deret Geometri (Bunga Majemuk, Anuitas, Pertumbuhan dan Peluruhan)

Nah, berikut ini catatanmatematika.com membahas beberapa permasalahan matematika keuangan (bunga majemuk dan sistem Anuitas).

Masalah 1.
Pada awal Agustus 2011, Sasa menabung sebesar Rp. 4.500.000,00 di bank yang memberi bunga majemuk sebesar 6% per bulan. Karena suatu keperluan, di akhir Agustus 2014 Sasa mengambil seluruh tabungannya. Tentukan jumlah uang yang diterima Sasa.
Penyelesaian Masalah 1.
M = Rp. 4.500.000,00
n = 37 bulan
i = 6% per bulan = 0,06
Mn = ...?
$Mn = M(1 + i)^n$
$.     = 4.500.000(1 + 0,06)^{37}$
$Mn = Rp. 38.862.392,04$

Masalah 2.
Dinar membeli sebuah motor seharga Rp. 16.500.000,00. Motor tersebut dibayar dengan uang muka 20% dari harga tunainya. Sisanya akan dibayar dengan anuitas tahunan selama 5 tahun dengan suku bunga 11% per tahun. Susunlah daftar angsuran tersebut.
Penyelesaian Masalah 2.
M = Harga sepeda motor - DP
     = 80% x Rp. 16.500.000,00
M = Rp. 13.200.000,00
i = 11% per tahun
n = 5 tahun, maka anuitasnya:
$A = \frac{M.i}{(1 - (1 + i)^{-n}}$
$A = \frac{13.200.000 x 0,11}{(1 - (1 + 0,11)^{-5}}$
$A = Rp. 3.571.528,00$
Tabel Pelunasan
Semoga postingan: Masalah Matematika Keuangan ini bisa bermanfaat. Mohon keikhlasan hatinya, membagikan postingan ini di media sosial bapak/ibu guru dan adik-adik sekalian. Terima kasih.

Dapatkan Update terbaru, subscribe channel kami:
Youtube Facebook Instagram Twitter Telegram Pinterest

1 comment for "Masalah Matematika Keuangan"

  1. Wah ini bukan "masalah", tetapi "tantangan". Lebih tepatnya "tantangan matematika keuangan".
    Dasar matematika ini juga bisa diterapkan waktu analisa fundamental saham lo

    ReplyDelete

Pertanyaan melalui kolom komentar akan direspon secepatnya. Jika tidak direspon, berarti pertanyaan serupa telah ada.

Pantun Matematika: